Jumat, 26 Desember 2014

indah itu,,, ketika kamu berada di sekeliling teman yang memilliki beragam agama tetapi masih menghormati kita sebagai seorang muslim 

Kamis, 02 Oktober 2014


Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada hari Arafah, yakni pada tanggal 9 Dzulhijah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi orang-orang yang tidak menjalankan ibadah haji. Sementara puasa Tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari Tarwiyah, yakni pada tanggal 8 Dzulhijjah. Ini didasarkan pada satu redaksi hadits yang artinya bahwa Puasa pada hari Tarwiyah menghapuskan dosa satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan dosa dua tahun. Kedua puasa ini sangat dianjurkan bagi para muslimin yang sedang tidak berhaji untuk turut merasakan nikmat yang sedang dirasakan oleh para jamaah haji yang sedang menjalankan ibadah di tanah suci. Puasa ini hendaknya dilakukan oleh umat Islam yang tidak menjalankan ibadah haji. Sementara yang sedang menjalankan ibadah haji, menurut Syaikhina K.H. Maimoen Zubair para jama'ah haji tidak harus menjalankannya, sebab sudah di sibukkan dengan berbagai macam ritual haji. Anjuran berpuasa bagi para jama'ah haji adalah berpuasa sebelum mereka berangkat haji. Mengenai fadhilah atau keutamaan berpuasa hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah itu didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Qatadah Rahimahullah. Rasulullah SAW bersabda:
صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية
"Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun, yang telah lalu dan yang akan datang, dan puasa Assyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lalu" (HR. Muslim).
Adapun tentang fadhilah puasa Tarwiyah itu didasarkan pada satu redaksi hadits Rasulullah SAW.
صَوْمُ يَوْمَ التَّرْوِيَّةِ كَفَارَةُ سَنَة
"Puasa pada hari tarwiyah (8 Dzulhijah) akan mengampuni dosa setahun yang lalu”.
Jika kita sudah sampai di sepertiga bulan Dzulhijjah, maka sampailah kita pada hari yang istimewa. Ibnu Abbas r.a meriwayatkan, Rasulullah s.a.w bersabda:
ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام يعني أيام العشر قالوا: يا رسول الله! ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال: ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله فلم يرجع من ذلك شيء
"Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah SWT, dari pada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya : Ya Rasulullah! walaupun jihad di jalan Allah? Sabda Rasulullah: Walau jihad pada jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kemudian tidak kembali selama-lamanya (menjadi syahid). (HR Bukhari)"
Semoga bagi para muslimin yang sedang melaksanakan ibadah haji mendapatkan haji yang mabrur. Sehingga mampu maraih pahala yang agung dari Allah, ibarat bayi yang baru lahir dari rahim ibunya.Yakni orang yang tidak mempunyai dosa. Amin. Sedangkan bagi para kaum muslimin yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji, semoga dosa-dosanya juga dihapus oleh Allah dengan menjalankan puasa Arafah dan Tarwiyah. Amin.
Referensi : Situs Resmi PP. Al-Anwar Sarang

Jumat, 12 September 2014

Meninggal dunia saat menunggu anaknya

Sebuah kisah yang sangat memilukan dan mengharukan.
Alkisah, ada dua pemuda yang pergi ke laut untuk bersantai di pantai sambil membawa makanan untuk makan malam. sewaktu mereka duduk sambil menyantap makan malam, tiba-tiba meraka dihampiri oleh seorang nenek yang sudah renta. Nenek itu duduk sambil memungut makanan yang tercecer di tanah dan memakannya.
Ketika melihatnya, mereka langsung menghampirinya dan bertanya, “engkau lapar nek?” dia menjawab, “aku disini sejak pagi dan belum makan apa-apa. Anakku membawaku kesini sejak subuh tadi. Dia pergi meninggalkanku dan mengatakan kepadaku bahwa dia akan datang dan mengambilku sebentar lagi.”
Singkat cerita, mereka memberinya makanan dan nenek itu pun makan malam bersama mereka. Setelah malam semakin larut, mereka mengemasi barang-barang mereka. Para pemuda itu merasa bahwa waktu sudah larut dan cuaca mulai dingin. Sementara mereka tidak tega meninggalkan nenek tersebut di tepi pantai dalam kondisi seperti itu di malam hari. Salah satu dari mereka menghampirinya dan bertanya, “Engkau punya nomor telepon anakmu yang bisa kami hubungi agar dia datang menjemputmu?” Nenek itu menjawab, “oh ya, aku ada nomor teleponnya di kertas.”
Tatkala kertas itu dibaca, ternyata tertulis: “Siapa saja yang menemukan wanita ini harap membawanya ke panti jompo.”
Para pemuda itu tersentak kaget melihat tulisan tersebut. Mereka duduk sesaat untuk merayu nenek itu agar mau pergi bersama mereka. Mereka berusaha agar nenek itu mau pergi bersama mereka ke tempat yang di inginkannya. Tentu saja nenek itu tidak mau pergi bersama mereka, karena anaknya berjanji padanya akan datang untuk menjemputnya. Nenek itu bersikeras untuk menunggu kedatangan anaknya. Dia mengatakan, “Anakku akan datang menjemputku dan aku akan menunggunya.”
Nenek malang itu tidak tahu bahwa anaknya mengelabuhinya dan membuangnya pada saat dia membutuhkannya. Para pemuda itu pun meninggalkannya dengan harapan bahwa si anak akan datang menjemputnya sesuai dengan janjinya.
Salah seorang pemuda dari mereka merasa tidak bisa tidur karena memikirkan nasib nenek malang itu. Pemuda itu pun bangun, berganti baju dan mengendarai mobilnya menuju pantai. Setibanya di sana dia melihat ambulans, polisi dan orang-orang berkerumun. Dia masuk di sela-sela mereka dan melihat nenek itu sudah meninggal dunia.
Ketika dia bertanya kepada mereka tentang sebab kematiannya, mereka menjawab, “tekanan darahnya naik dan ia meninggal dunia.” Dia meninggal dunia karena kecemasannya terhadap anaknya; jangan-jangan anaknya mengalami sesuatu sehingga tidak datang menjemputnya.
Dia meninggal dunia saat menunggu kedatangan anaknya yang berjanji akan menjemputnya. Dia meninggal dunia saat jauh dari keluarganya.
Semoga Allah melimpahkan Rahmat-Nya kepadanya dan memasukannya kedalam surga-Nya melalui pintu-Nya yang paling lebar. Amin.
Saya berharap agar semua orang yang membaca kisah ini mau menyebarluaskannya supaya menjadi peringatan bagi setiap anak yang durhaka kepada ke dua orangtuanya.

Kamis, 11 September 2014

mengapa engkau menangis?

Seorang anak kecil bertanya kepada ibunya, "Mengapa engkau menangis?"

"Karena aku perlu" katanya.

"Aku tidak mengerti," katanya.

Ibu-Nya hanya memeluknya dan berkata, "Dan Anda tidak akan pernah."

Kemudian anak kecil bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"

"Semua wanita menangis tanpa alasan," jawab ayahnya sembarangan.

Anak kecil, masih bertanya-tanya mengapa wanita menangis, akhirnya bertanya yang bijaksana Guru lama (sarjana). "Dia pasti tahu jawabannya", pikirnya. "Ya Syaikh Mengapa wanita begitu mudah menangis?"

Syaikh menjawab:

"Ketika Allah membuat wanita dia harus dibuat begitu istimewa Dia membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun cukup lembut untuk memberikan kenyamanan.. Dia memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang berasal dari anak-anaknya. Dia memberinya kekerasan yang memungkinkan dia untuk tetap tegar ketika orang lain menyerah, dan mengurus keluarganya melalui penyakit dan kelelahan tanpa mengeluh Dia memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya di bawah setiap dan semua keadaan,. bahkan ketika anaknya menyakitinya sangat buruk Dia memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan kuno nya dari tulang rusuk untuk melindungi hatinya.. Dia memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berdiri disisi suaminya tanpa ragu Dan terakhir, Dia memberinya air mata..

Ini adalah khusus miliknya dan hanya khusus miliknya untuk digunakan kapan pun dia membutuhkannya. Dia tidak perlu alasan, penjelasan, miliknya tersebut. "

"Anda lihat anak saya, keindahan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, keindahan wajahnya, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Keindahan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya -. tempat dimana cinta berada "

Anak kecil mendapat jawaban dan tidak pernah mengajukan pertanyaan lagi.Seorang anak kecil bertanya kepada ibunya, "Mengapa engkau menangis?"

"Karena aku perlu" katanya.

"Aku tidak mengerti," katanya.

Ibu-Nya hanya memeluknya dan berkata, "Dan Anda tidak akan pernah."

Kemudian anak kecil bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"

"Semua wanita menangis tanpa alasan," jawab ayahnya sembarangan.

Anak kecil, masih bertanya-tanya mengapa wanita menangis, akhirnya bertanya yang bijaksana Guru lama (sarjana). "Dia pasti tahu jawabannya", pikirnya. "Ya Syaikh Mengapa wanita begitu mudah menangis?"

Syaikh menjawab:

"Ketika Allah membuat wanita dia harus dibuat begitu istimewa Dia membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun cukup lembut untuk memberikan kenyamanan.. Dia memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang berasal dari anak-anaknya. Dia memberinya kekerasan yang memungkinkan dia untuk tetap tegar ketika orang lain menyerah, dan mengurus keluarganya melalui penyakit dan kelelahan tanpa mengeluh Dia memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya di bawah setiap dan semua keadaan,. bahkan ketika anaknya menyakitinya sangat buruk Dia memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan kuno nya dari tulang rusuk untuk melindungi hatinya.. Dia memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berdiri disisi suaminya tanpa ragu Dan terakhir, Dia memberinya air mata..

Ini adalah khusus miliknya dan hanya khusus miliknya untuk digunakan kapan pun dia membutuhkannya. Dia tidak perlu alasan, penjelasan, miliknya tersebut. "

"Anda lihat anak saya, keindahan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, keindahan wajahnya, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Keindahan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya -. tempat dimana cinta berada "

Anak kecil mendapat jawaban dan tidak pernah mengajukan pertanyaan lagi.

resapi dan renungi

Ketika kamu merasa kamu tak bahagia dengan hidupmu, ingatlah, bahwa ada seseorang yang bahagia hanya karena kamu ada.
Ketika kamu merasa kesepian, sadarilah bahwa ada seseorang yang berharap bangun setiap hari hanya untuk punya kesempatan melihatmu.
Ketika kamu merasa sendiri dan tak ada yang peduli, ingatlah bahwa ada seseorang di luar sana yang begitu ingin memiliki hidup yang kamu jalani.
Ketika kamu merasa tak ada yang peduli denganmu. Bercerminlah, orang yang kamu lihat di sana membutuhkanmu. :)